Pondok Pesantren al-Ishlah, Sendang Agung Paciran Lamongan mengadakan acara pagelaran seni Panggung Gembira di tahun 2012 ini. Biasanya, mereka mengadakan acara pentas seni atau yang biasa disingkat Pensi. Kali ini, acara pagelaran seni tersebut dinamakan PG singkatan dari Panggung Gembira. Acara ini dilaksanakan pada hari kamis malam, 13 Jumadil Akhir 1433 H yang bertepatan dengan 4 Mei 2012 M.
Panggung Gembira ini ditampilkan oleh santri-santri pondok pesantren al-Ishlah Lamongan dengan dibimbing para mahasiswa ISID (Institut Studi Islam Darussalam) Kampus Siman yang sedang PPL (Praktek Pengayaan Lapangan) di Pondok Pesantren tersebut. Hanya dalam waktu seminggu, mereka berkolaborasi membuat acara yang megah dan meriah tentunya mendidik bagi seluruh santri al-Ishlah dan mahasiswa ISID yang PPL serta guru-guru al-Ishlah SendangAgung Paciran Lamongan. Memang Panggung Gembira al-Ishlah kali ini sudah drancang oleh para teman-teman mahasiswa untuk kegiatan akhir sekaligus penutupan dan kenang-kenangan moril yang tak terlupakan.
Bertempat di lapangan basket Madrasah Aliyah MA al-Ishlah, para santri, guru beserta mahasiswa ISID bergotong royong membuat panggung untuk menampilkan berbagai acara yang telah dirancang seminggu sebelumnya, atau lebih tepatnya empat hari latihan aktif untuk ditampilkan dalam acara Panggung Gembira kali ini. Sekonyong-konyong lapangan basket yang kurang diperhatikan dipermak dengan panggung dari deretan meja-meja di kelas MA, kemudian diberi karpet dan background sederhana namun sangat megah untuk dijadikan latar belakang panggung. Tak lupa dipersiapkan lighting/ lampu baik itu lampu tembak maupun lampu warna-warni hingga lampu kelap-kelip, yang pastinya sound system tak kalah memukau dibanding konser-konser di ibu kota. LCD atau proyektor dipasang di sisi kanan panggung untuk memutar berbagai video kreatif hasil kolaborasi para santri dan mahasiswa ISID Gontor kampus Siman yang sedang KKN disana. Walhasil, panggung yang memukau dan acara-acara menarik dan meriah menjadi hiburan terbaik yang mendidik, memberikan semangat dan pengalaman indah bagi siapapun yang berkecimpung didalamnya termasuk para penonton.
Nah,disini juga ditampilkan beberapa foto Panggung Gembira MA al-Ishlah Sendangagung, Paciran Lamongan tahun 2012, ini dia:
.jpg)
sinopsis pembukaan Panggung Gembira al-Ishlah Lamongan
Imtaq.com – Pagi hari Jum’at tanggal 27 April 2012, Mahasiswa Fakultas Tarbiyah Institut Studi Islam Darussalam Gontor Kampus Baru Siman (ISID Siman) mengadakan upacara pemberangkatan peserta PPL tahun ini. PPL (Praktek Pengayaan Lapangan) kali ini diikuti oleh seluruh mahasiswa fakultas Tarbiyah semester 6 dari Fakultas PAI (Pendidikan Agama Islam) berjumlah 12 orang dan PBA (Pendidikan Bahasa Arab) berjumlah 16 orang, totalnya 28 mahasiswa.
Sebelumnya, kami telah melaksanakan kegiatan micro teaching sebagai syarat mutlak mengikuti PPL serta untuk membantu kami dan sebagai simulasi mengajar dalam praktek mengajar di tempat tujuan nantinya. Kami terbagi menjadi empat kelompok dan setiap individu wajib membuat RPP untuk kepentingan micro teaching. Kelompok penulis sendiri bukan hanya membuat RPP, namun juga Prota, Promes dan Silabus, wow.. lumayan berat juga yah syarat ikut PPL.
Acara pemberangkatan peserta PPL ini dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah Ust. H. H. Akrim Mariyat, Dipl. A, Ed. Acara berlangsung lancar. Beliau berpesan kepada kami agar menerapkan segala yang telah didapatkan selama kuliah di ISID dalam PPL. Bahkan, PPL-nya Mahasiswa ISID bukan hanya praktek mengajar saja, namun juga me Read more…
Sebagai seorang Mahasiswa Fakultas Tarbiyah PPL (Praktek pengayaan Lapangan) merupakan kegiatan wajib bagi seluruh mahasiswanya. PPL merupakan ajang percobaan atau lebih tepatnya latihan menjadi guru dan praktek mengajar di sekolah-sekolah yang ditunjuk oleh fakultas Tarbiyah untuk dijadikan tempat PPL.
Pengertian Praktek Pengayaan Lapangan (PPL) adalah merupakan kegiatan intrakurikuler yang dilaksanakan oleh mahasiswa fakultas Tarbiyah sebagai calon guru yang mencakup latihan mengajar dan pengelolaan sekolah secara terbimbing dan terpadu dengan cara persyaratan pembentukan profesi kependidikan. Pada prinsipnya Penyelenggaraan Praktek Pengayaan Lapangan (PPL) yang dilaksanakan di sekolah merupakan tindak lanjut dari Praktek Pengayaan Lapangan (PPL) yang dilaksanakan di kampus dan masih terbatas pada teori. Sedangkan praktek Pengayaan lapangan yang diterapkan di sekolah adalah latihan terfokus pada praktisi tentang berbagai hal sehubung dengan penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran di sekolah.
di ISID, yang mendasari pelaksanaan kegiatan Praktek Pengayaan Lapangan (PPL) adalah:
- Praktek Pengayaan Lapangan (PPL) merupakan Read more…
Biografi Singkat Jamaluddin al-Afgani
imtaq.com Inilah biografi profil Jamaluddin al-Afgani. Ia dilahirkan di As’adabad, dekat Kanar, di distrik Kabul, Afganistan tahun 1838 M/ 1254 H. Ia mempunyai pertalian/ hubungan darah dengan Husein bin Ali melalui Ali at-Tirmizi, ahli hadits terkenal. Keluarganya mengikuti madzhab Hanafi. Hingga usia 18 tahun, Jamaluddin al-Afgani dibesarkan dan belajar di Kabul. Pada usia ini ia sangat tertarik kepada studi filsafat dan matematika. Menjelang umur 19 tahun, ia pergi ke India selama lebih dari satu tahun. Dari sana, ia menuju Mekah untuk menunaikan ibadah haji. Dari mekah, ia kembali lagi ke tanah airnya, Afganistan. Pada masa itu, ia mulai menduduki jabatan sangat penting, yaitu sebagai Perdana Mentri.
Tahun 1869, ketika ia berusia sekitar 29 tahun, sekali lagi ia pergi ke India. Kunjunganya yang kedua ini jauh lebih singkat, hanya kurang dari dua bulan. Hal ini disebabkan oleh Read more…
Bersegera dan bergegas dalam berbuat kebaikan merupakan salah satu sifat seorang muslim haqiqi yang perlu selalu diingat dan dikerjakan. Seorang mukmin senantiasa cendrung untuk mengerjakan amal shaleh, pandai menggunakan kesempatan senggang sebelum datang waktu kesibukanya. Memanfaatkan waktu muda sebelum tua, waktu sehat sebelum datang penyakit, memanfaatkan harta kekayaanya sebelum datang waktu miskinya dan menggunakan waktu hidup sebelum menutup mata untuk selamanya.
Tentunya memanfaatkan waktu tersebut dengan cara bersegera dalam melakukan berbagai kebaikan. Seorang muslim akan terlihat bersegera dalam mendatangkan, berusaha untuk tidak meninggalkanya walaupun hanya saatu bagian darinya. Kesemuanya dilakukan dengan niat supaya dijadikan sebagai orang yang berhak masuk golongan orang yang mencintai kebaikan. Allah Swt berfirman:
“…Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan…” (al-Baqoroh: 148)
Selain dituliskan dalam al-Qur’an, seruan untuk bersegera dalam kebaikan juga disampaikan oleh Nabi Muhammad Saw dalam haditsnya yang berbunyi Read more…
Komentar Terbaru