Home > Hukum Islam > Hukum Memelihara Anjing dalam Islam

Hukum Memelihara Anjing dalam Islam

Adakah hukum dalam Al-Qur’an melarang memelihara Anjing? Bagaimana jika anjing tersebut digunakan untuk menjaga rumah? Atau hanya sebuah hobi?

Dalam Al-Qur’an tidak ada larangan untuk memelihara anjing. Bahkan di surah Al-Maidah ayat 5, sudah ada bayangan boleh memelihara anjing untuk memburu binatang.

“Pada hari Ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal (pula) bagi mereka. (dan dihalalkan mangawini) wanita yang menjaga kehormatan diantara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, bila kamu Telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. barangsiapa yang kafir sesudah beriman (Tidak menerima hukum-hukum Islam) Maka hapuslah amalannya dan ia di hari kiamat termasuk orang-orang merugi.” (Al-Maidah: 5)

Maksudnya adalah memelihara anjing untuk memburu binatang kemudian disembelih. Tetapi, diantara hadits-hadits nabi yang berhubungan dengan anjing, Nabi Muhammad SAW bersabda:

?? ???? ???? ??? ??? ??? ?? ??? ?? ????? ????? ?? ???? ?? ??? ????? (???? ? ????)

Artinya: “barang siapa memelihara anjing, kecuali anjig buruan atau anjing penjaga tanaman atau anjing penjaga binatasng ternak, maka berkuranglah amalnya setiap hari seberat biji saga. (HR. Muslim dll)

Hadits ini secara jelas menunjukkan bahwa memelihara anjing bila tidak ada keperluan tidak diperbolehkan. Memelihara anjing untuk berburu diperbolehkan. Sering berjalanya waktu, manusia sudah jarang yang berburu karena makanan dan daging telah tersedia di pasar. Memperolehnya juga kebanyakan bukan dari berburu, tapi hasil dari peternakan hewan. Sedangkan makanan pokok tentunya dari lahan pertanian.

Sedangkan untuk menjaga tanaman dan binatang ternak, hukum memeliharanya boleh. Tapi apakah sekarang masih ada orang yang menjaga lahanya menggunakan anjing? Atau menjaga peternakanya menggunakan anjing? Sangat sedikit memang bahkan hampir tidak ada. Teknologi telah banyak menggantikan peran anjing untuk menjaga lahan dan peternakan. Namun, anjing penjaga binatang ternak di lahan bebas masih diperlukan.

Memelihara anjing pada saat ini biasanya untuk menjaga rumah, mencari jejak ( biasanya untuk militer/kepolisian) dan untuk teman bermain. Untuk dua keperluan diatas, memelihara anjiong diperbolehkan. Sedangkan bila hanya untuk teman bermain, atau bersenang-senang, maka memeliharanya tidak boleh.

Referensi: A Qadir Hasan, kata berjawab, solusi untuk berbagai permasalahan syari`ah, hal.612, Pustaka Prograssif 2004.

Hukum Memelihara Anjing dalam Islam

51309
Categories: Hukum Islam Tags:
  1. CanCan
    March 15th, 2012 at 08:05 | #1

    tanya dong,
    kalo kita tinggal d tempat yang ada anjingnya, walaupun itu anjing bukan peliharaan kita boleh gak ya?

    apa saja dampak2 dari aning tersebut secara hukum Islam terhadap saya?
    soalnya saya ngekos d kosan yang ada anjingnya

    terima kasih atas jawabannya

    • Abdul Halim Wicaksono
      March 18th, 2012 at 05:47 | #2

      Menurut saya tidak apa-apa, karena Anjing tersebut digunakan untuk menjaga rumah dan bukan yang lainya.

  2. rohana
    May 4th, 2013 at 21:33 | #3

    tapi kan banyak tempat yang terkena najis anjing itu ustad. .

  3. Rez
    February 1st, 2014 at 17:06 | #4

    menarik untuk disimak… jadilah muslim yg cerdas.
    Silakan buka moslemdogloverrezairmansyah.blogspot.com

Comment pages
1 2 3 456
  1. No trackbacks yet.

%d bloggers like this: