Home > Pendidikan Islam, Wawasan keislaman > Teori Andragogy M. Knowles

Teori Andragogy M. Knowles

Teori Andragogy M. Knowles

Memperluas bahasan pendidikan, imtaq.com mencoba menguraikan beberapa hal tentang andragogy.

Teori Andragogy Knowles
adalah suatu usaha untuk mengembangkan teori khusus untuk orang dewasa belajar. Knowles menekankan bahwa orang dewasa mandiri dan berharap untuk mengambil tanggung jawab atas keputusan. Dewasa program pembelajaran harus mengakomodasi aspek mendasar.

Andragogi
membuat asumsi berikut tentang desain pembelajaran: (1) Orang dewasa perlu mengetahui mengapa mereka harus mempelajari sesuatu (2) Orang dewasa perlu belajar experientially, (3) Dewasa pendekatan pembelajaran sebagai pemecahan masalah, dan (4) belajar Dewasa terbaik ketika topik adalah nilai-nilai langsung.

Secara praktis, Andragogi berarti bahwa instruksi untuk orang dewasa harus lebih fokus pada proses dan kurang pada konten yang diajarkan. Strategi seperti studi kasus, bermain peran, simulasi, dan evaluasi diri yang paling berguna. Instruktur mengadopsi peran fasilitator atau sumber daya bukan dosen atau grader.

Ruang Lingkup / Aplikasi:

Andragogi berlaku untuk segala bentuk pembelajaran orang dewasa dan telah digunakan secara luas dalam perancangan program pelatihan organisasi (terutama untuk bagian “soft skill” seperti pengembangan manajemen).

Contoh:

Knowles (1984, Lampiran D) memberi contoh penerapan prinsip-prinsip Andragogi dengan desain pelatihan komputer pribadi:

  1. Ada kebutuhan untuk menjelaskan mengapa hal-hal tertentu yang diajarkan (misalnya, perintah tertentu, fungsi, operasi, dll)
  2. Instruksi harus berorientasi tugas bukan menghafal – kegiatan belajar harus dalam konteks tugas umum yang akan dilakukan.
  3. Instruksi harus mempertimbangkan berbagai latar belakang yang berbeda dari peserta didik, materi pembelajaran dan kegiatan harus memungkinkan untuk berbagai tingkat / jenis pengalaman sebelumnya dengan komputer.
  4. Karena orang dewasa mandiri, instruksi harus memungkinkan peserta didik untuk menemukan hal-hal untuk diri mereka sendiri, memberikan bimbingan dan bantuan ketika kesalahan yang dibuat.

Prinsip Aplikasi Andragogi:

  1. Orang dewasa perlu dilibatkan dalam perencanaan dan evaluasi instruksi mereka.
  2. Pengalaman (termasuk kesalahan) memberikan dasar bagi kegiatan belajar.
  3. Orang dewasa yang paling tertarik untuk belajar mata pelajaran yang memiliki relevansi langsung dengan pekerjaannya atau kehidupan pribadi.
  4. Belajar dewasa adalah masalah-berpusat daripada konten-oriented.

Referensi artikel andragogy:

Knowles, M. (1975). Self-Directed Learning. Chicago: Follet.

Knowles, M. (1984). The Adult Learner: A Neglected Species (3rd Ed.). Houston, TX: Gulf Publishing.

Knowles, M. (1984). Andragogy in Action. San Francisco: Jossey-Bass.


Teori Andragogy M. Knowles

5187
  1. No comments yet.
  1. February 27th, 2011 at 11:32 | #1

%d bloggers like this: